More from: Orang Tua

Bahaya judi online bagi anak

Bahaya Judi Online Bagi Anak

main judi online

Dengan kemudahan akses internet di era sekarang membuat berbagai informasi dan pengetahuan menjadi lebih mudah diakses. Tetapi internet juga mempunyai sisi negatif yang lebih membahayakan, yakni kecanduan akan game online maupun situs porno. Mayoritas korban adalah anak-anak yang masih sekolah bahkan mahasiswa juga tidak lepas dari dampak negatif ini.

Dengan alasan untuk mencari materi pelajaran atau untuk mengerjakan PR, anak-anak sudah mampu orangtua mereka untuk mendapat uang untuk ke warnet. Alih-alih untuk mencari informasi tentang pelajaran, kebanyakan dari mereka mudah terpengaruh temannya untuk bermain game online. Menurut saya ada beberapa faktor yang membuat anak-anak menyalahgunakan fasilitas teknologi informasi ini.

  1. Terpengaruh Teman

Hal ini adalah hal paling umum yang sering terjadi di pergaulan anak-anak yang masih labil. Mereka cenderung meniru apa yang teman mereka lakukan karena mereka masih belum menemukan apa dari tujuan masa depan mereka sendiri. Hal inilah yang patut kita sebagai orang tua waspadai.

  1. Seru & Mengasyikan

Dua kata diatas adalah hal dasar untuk membuat otak seseorang menjadi ketagihan. Seperti narkoba, sekali merasakan nikmatnya maka akan semakin sulit juga untuk lepas darinya. Hal ini juga berlaku pada permainan game online. Anak-anak yang sudah kecanduan game online akan mudah bingung jika jauh dari game dan dampaknya adalah mereka akan sulit untuk bersosialisasi dengan orang disekitarnya.

  1. Kemudahan Akses

Sekarang warnet sudah menjamur dimana-mana dan pasti warnet tersebut menyediakan yang namanya game online. Bayangkan jika setiap berangkat dan pulang sekolah setiap hari Anda selalu menemui warnet dan godaan dari teman yang lebih manjur dari godaan setan. Pasti Anda susah untuk menghindari godaan tersebut, hal itu juga akan berlaku pada setiap anak-anak yang mash sekolah.

Hal diatas masih belum sebarapa jika dibandingkan dengan apa yang akan uraikan yang terakhir ini. Masih ada dampak yang lebih berbahaya dari game online dan pornografi, yakni judi online.

Sulitnya pengantisipasian dari maraknya game online masih belum seberapa jika dibandingkan dengan judi online. Judi online tidak hanya bermain game, tetapi juga benar-benar bermain dengan uang.

Mayoritas pemain judi online saat ini adalah para mahasiswa dan anak SMA yang mempunyai financial yang cukup untuk bermain judi online. Bukan tidak mungkin juga anak-anak yang hanya sekadar game online akan beralih ke judi online. Pasti jika mereka merasa bosan mereka akan beralih ke hal yang lebih menarik.

Dengan banyaknya warnet yang menjamur dan kemudahan akses wifi di setiap tempat nongkrong membuat hal ini menjadi lebih mudah. Selain itu hanya dengan tinggal mendaftar akun secara gratis dan apabila tidak punya rekening, mereka biasanya akan meminjam rekening teman mereka.

Ada banyak macam judi online yang ada di internet, mulai dari permainan poker, taruhan sepak bola dan lain-lain. Fasilitas yang disediakan layanan situs judi online saat ini pun juga sangat memanjakan para pemainnya. Jika para pemula yang ingin mencoba tapi mereka tidak mempunyai uang, pemilik situs akan memberikan uang virtual yang tidak bisa untuk diuangkan untuk menjadi modal awal taruhan para pemula tersebut.

Untuk mengatasi judi online yang merusak moral bangsa ini cukuplah sulit. Untuk mengetahui lokasi server judi online tersebut membutuhkan kemampuan yang lumayan dalam dunia IT. Para Bandar judi online inipun juga mampu mengubah alamat IP mereka setiap beberapa menit sehingga semakin menyulitkan aparat untuk menangkap mereka.

Dengan merebaknya judi online di kalangan remaja tidak hanya perlu perhatian dari para aparat penegak hukum saja, tetapi juga membutuhkan perhatian dari para orang tua, para ulama dan para warga lainnya. Seperti yang kita ketahui, judi selalu membawa dampak negatif pada setiap pelakunya, mulai dari kecanduan, tindak kriminal seperti mencuri dan lain-lain.

Menurut Pengamat IT sekaligus dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim II Riau, Febi MKom mengatakan bahwa judi online merupakan salah satu implikasi negative dari berkembangnya dunia Teknologi Informasi saat ini.

sumber:

http://www.responsiblegambling.vic.gov.au/getting-help/understanding-gambling/types-of-gambling/online-and-social-media


Bagaimana cara mendidik anak untuk orang tua

Kami Akan Sharing Bagaimana Kalian Para Orang Tua Mendidik Anak Yang Memiliki Sikap Atau Tingkah Laku anak yang layak, cerdas dan berbakti Kepada Orang Tua Tentunya Ini adalah impian semua orang tua ya kan. sehingga untuk memiliki anak dengan di atas kriteria tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab dalam mendidik anak-anaknya sedini mungkin. Oleh karena itu Bagaimana cara untuk mendidik anak-anak Yang baik dan benar?. Dalam teori itu tampak sederhana namun relevansi tidak semua orang tua itu berhasil untuk mencoba dan melakukannya.

Cara mendidik anak-anak harus dipahami sebagai seluruhnya bukan hanya satu bagian saja. agar anak-anak dewasa dengan utuh secara intelektual, spiritual, dan menunjukkan emosi. Kemudian mendidik anak-anak seharusnya adalah mengupayakan untuk mendorong dan menginspirasi atau mengeksplorasi anak-anak menuju hal yang positif dan berani menemukan hal baru secara intelektual, spiritual, dan menunjukkan emosi. Semua 3 tampaknya tidak lepas berlimpah kurang dihilangkan.

Kesalahan umum kebanyakan orang tua yang dibuatnya adalah bahwa mereka merasa telah cukup hanya dengan datang atau menitipkan anak-anaknya ke sekolahan. Setelah semua dititipkan, mereka (orangtua) akan berpikir “anak-anak kami juga pasti akan diajari di sekolahan dalam berbagai hal dan akan di didiknya dengan benar kepada guru-gurunya”. selama posisi ini, kemungkinan kegagalan dalam mendidik anak-anak terlihat. konon tanggung jawab sebagai orang tua itu, pada anak yang berkualitas untuk mencetaknya, tidak bisa sampai di sana saja.Lalu Apa yang harus dilakukan dengan benar?.

Cara-mendidik-anak

Cara-mendidik-anak



Cara Mendidik anak-anak
1. Ajarkan Kemandirian dan Tanggung Jawab Sejak kecil

Umumnya, para orang tua memiliki kecemasan yang berlebihan pada anak-anak. Kemudian tidak lagi menjadi jumlah yang berlebihan terlibat mengenai anak-anak dan pelindung. Belajar mempercayai anak Anda namun masih memperhatikan dari jauh sementara tidak menahan diri dan melindungi kesalahan dibuat. Mengajarkan anak-anak Anda untuk memahami benda-benda dan merapikanya sekali menikmati. setelah memasuki tahun bersekolah untuk menunjukkan kepada mereka untuk mengatur keperluanya, menyediakan uang tunai untuk diarahkan ke garis samping sebagai tabungan.

2. Ajarkan dan Tumbuh Keingintahuan Anak

Pada usia anak-anak mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. sekali benda melihal atau satu hal yang tak pernah terlihat dan dipahami, maka biasanya mereka akan meningkatkan.
Sebagai orang tua yang akan kau menjawab dengan menjelasan hanya dipahami. Jika Anda melakukan tidak menyadarinya tidak berbohong, mencoba dan membenarkan terjangkau sebagai potensial. Hindari komunikasi suara “Tidak tahu” akan ditransfer dengan menyanggupi untuk berburu data. Jika anak-anak Anda serta orang-orang yang tidak ingin menaikkan maka Anda akan memberikan umpan balik untuk menghasilkan bukti sementara tidak diminta. misalnya, “itu adalah bahwa gajah, hewan-hewan ini ingin makan rumput dan memiliki hidung diperpanjang” seperti itu.

3. Ajarkan dan Tumbuh anak Berpendapat Kemampuan

Umumnya para orang tua acuh tak acuh terhadap pendapat anak. mereka berpikir-tentang pendapat penting dari anak-anak. namun sekali pendapat itu diabaikan maka anak-anak akan menciptakan kesan tidak berani berdebat anak-anak pun minder. Sebagai orang tua harus belajar untuk berkonsentrasi pada pendapat anak-anaknya yang mereka sayangi, jika tidak benar pendapat akan diperbaiki. misalnya, dengan memberikan respon positif setelah anak anda berpendapat dengan memberi merekapujian positif meskipun pendapatnya sembarangan. Jika anak Anda sudah kembali, dengan anak-anak ekstra maka Anda akan memberikan umpan balik dengan meminta pertanyaan yang memicu anak Anda untuk melontarkan pendapatnya.

4. Ajarkan dan Tumbuhkan Rasa Bersosialisasi, Simpati, Empati, dll

Sebagai rasa individulisme dan bersosialisme, simpati, empati, dan juga sudut sangat diperlukan. agar anak-anak dewasa untuk menjadi orang-orang yang menghormati orang lain sedini mungkin, kemudian mengajarkan mereka untuk memahami lingkungan yang mengelilingi. Ajarkan anak Anda untuk menawarkan kepada mereka yang ingin, dan tidak angkuh. sebagai contoh ada seorang pengemis, biarkan anak kesayangan Anda memberikan kepada seorang pengemis itu. Kemudian memberikan bukti mengapa kita harus memberikannya dan berbagi.

5. memberikan Tauladan cerdas, Jadilah Contoh

Sebagai orang tua, sikap dan perilaku kita memiliki kecenderungan untuk anaknya contoh tingkat pertama yang bisa diikuti oleh anak-anak adalah Jika Anda ingin anak-anak kita untuk bersikap sopan, bertuturkata pintar, kemudian santun, kita harus selalu seperti itu sebagai contoh tauladannya. Jika Anda ingin anak-anak kita ke spiritual, maka kita memiliki kecenderungan untuk harus menetapkan contoh tauladannya tentang seperti apa spiritual itu. Oleh karena itu para orang tua mungkin contoh utama dan model untuk nya anak-anak. .

6. Hindari Hobi Atau Kebiasaan Buruk

Sebagai Orang Tua, Berikan Hal atau hobby yang positif, jika hobby bermain Komputer Atau Internet, Berikan keamaanan Agar Anak Anda Tidak Membuka Situs Porno Atau Situ Judi Online .


Kesimpulan cara untuk Mendidik anak-anak cerdas

Dari sejumlah di atas diskusi tentang cara untuk mendidik anak-anak lebih tinggi Organisasi Kesehatan Dunia akan seluruh bahwa anak harus diberikan perhatian dan rasa kasih sayang serta kepercayaan. dan para orang tua harus diingat bahwa buah hati mereka akan menyerap segala sesuatu dan peristiwa meliputi dari contoh yang paling efektif adalah bahwa dimulai darilingkungan keluarga Andalah. Jangan berlebihan  untuk memproteksi/melindunginya dengan sangat ketat kepada anak anda dan jangan berlebihan untuk mengabaikanya. Kasih sayang keluargalah adalah kunci kesuksesan Anda dalam mendidik anak-anak anda.