Pentingnya Memperkenalkan Agama Kepada Anak

Pentingnya Memperkenalkan Agama Kepada Anak

Anak adalah anugerah sekaligus titipan yang berharga bagi setiap orang tua. Merawat dengan

baik dan mendidiknya adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh kedua orang tuanya. Sebab

ketika seorang anak itu lahir kedunia, dia masih bagaikan kertas putih, kosong, bersih dan belum

ternoda.

Tanggung jawab orang tua terhadap anaknya tidak hanya sebatas memberikan kasih sayang yang

cukup, melainkan harus memberikan pendidikan yang baik pula terhadap anaknya.  Maka dari

itu pendidikan agama juga harus mereka perkenalkan kepada anak-anak mereka sejak kecil,

karena agama adalah  kunci dalam kehidupan dan sumber dari segala keyakinan.

Namun bagaimana cara orang tua memperkenalkan agama kepada anaknya?

Berikut beberapa cara untuk memperkenalkan agama kepada anak :

1. Kenalkan Anak dengan Allah

Ketika seorang bayi itu lahir, hal yang harus dilakukan orang tua terutama ayah adalah

membacakan adzan di telinga kanan sang bayi dan iqomah di telinga kirinya. Hal ini

dimaksudkan untuk memperkenalkan bayi kepada Allah dan agamanya. Dengan

memperkenalkan kalimat tersebut pada kehidupannya, maka akan berpengaruh pada

perkembangan berikutnya.

2. Kenalkan Anak dengan Lafal LAA ILLAH HA ILLALLAH

Setelah anak mengenal Allah, langkah selanjutnya anda dapat mengenalkan anak dengan kalimat

LAA ILLAH HA ILLALLAH. Bagaimana cara memperkenalkannya? Yaitu dengan mengajarkan

kepada anak untuk senantiasa beribadah kepada Allah,  taat menjalankan semua perintah-Nya

dan menjauhi segala larangan-Nya.

Anak harus tahu bahwa kalimat tauhid tersebut merupakan salah satu prinsip yang sangat

mendasar pada aqidah seorang muslim. Anak juga harus tahu bahwa  segala apa yang ada di

dunia ini adalah milik Allah. Maka sudah seharusnya anak mengetahui pula bahwa tidak ada

sembahan yang pantas disembah kecuali Allah SWT.

3. Mengenalkan tentang Dirinya

Langkah selanjutnya adalah memperkenalkan anak kalian untuk mengenali siapa dirinya, yaitu

dengan memperkenalkan penciptaan atas anggota badannya. Setelah  mengetahui kesempuraan

bentuknya, maka kita ajak anak kita untuk menyadari bahwa Allah yang menciptakan semua ini.

Dengan begitu maka anak akan mensyukuri nikmat yang melekat pada anggota badannya.

4. Memperkenalkan Anak dengan Kalimat Allah

Sejak dini, kita harus selalu membiasakan anak untuk mendengar kalimat-kalimat Allah. Seperti

selalu membaca basmalah setiap akan melakukan kegiatan dan mengakhirinya dengan hamdalah,

mengucapkan salam ketika hendak masuk rumah, serta doa sehari-hari. Dengan membiasakan

menggunakan aturan-aturan islami, maka anak akan terbiasa hingga dewasa.

Ketika anak sudah mulai berlatih bicara, orang tua bisa mengajarkan anak untuk mulai belajar

mengucapkan dan menghafal kalimat-kalimat Allah, seperti diajari untuk menghafal doa sehari-

hari, menghafal surat-surat pendek dan membaca Al-Quran.

5. Mengenalkan Anak tentang Ajaran Islam

Beliau Rasulullah s.a.w bersabda kepada setiap orang tua :” Perintahkanlah anak-anak kalian untuk sholat

ketika mereka ber-usia 7 tahun dan pukul lah mereka jika enggan melakukannya pada usia

10 tahun…” (HR. Ahmad).

Sejak kecil anak harus dikenalkan tentang ajaran-ajaran islam, seperti halal haram, surga neraka,

pahala dan dosa dan lain-lain.  Hal ini bertujuan agar anak mengenal akan aturan-aturan yang

harus mereka patuhi dan tidak boleh dilanggar. Ketika anak sudah berumur tujuh tahun,

kewajiban orang tua adalah mengenalkan dan mengajarkan mereka untuk melaksanakan perintah

Allah, seperti sholat, puasa, dan lain-lain.

Orang tua juga dapat mengajarkan kepada anak tentang rukun islam dan rukun iman. Ajarkan

juga tentang konsep ikhsan, bahwa Allah Maha melihat apa yang kita kerjakan, sehingga anak

akan merasa selalu dalam pantauan atau pengawasan Allah dengan harapan anak akan hidup

selalu dalam kebaikan. Dalam mengajarkan ajaran Allah, anak biasanya mencontoh orang

tuanya, maka jadilah terdepan sebelum menyuruh anak melakukan peraturan tersebut.  Jika pada

usia 10 tahun mereka enggan melaksanakan sholat, maka sebagaimana dijelaskan dalam

hadits di atas, berilah pukulan ringan sebagai hukuman.

Orang tua harus mengajari anaknya dengan bahasa yang halus, dengan hati yang gembira, jangan

dipaksa  ketika mereka muali merasa lelah dan hindari membuat anak bingung, serta jangan

sampai memberikan kesan negatif  kepada anak tentang islam yang hanya akan membuat anak

tidak mau belajar tentang ajaran agama islam. Ajarkan kepada mereka bahwa agama islam  itu adalah agama yang

menyenangkan dan mudah. Misalnya ketika anak melakukan kebaikan, maka Pujilah :” Adik

pintar, adik harus selalu berbuat baik ya, biar Allah selalu memberikan adik pahala.”

Sumber :

http://tipspendidikanku.blogspot.com/2015/04/5-cara-memperkenalkan-agama-pada-anak.html